Pelatihan Dan Rembug Stunting Di Desa Gubug
Pada Hari Rabu Tanggal 3 Agustus 2022 Pemerintah Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, mengadakan Pelatihan dan Rembug stunting sebagai salah satu tahap perencanaan Desa Gubug untuk Rencana Kerja Pemerintah Desa Gubug Tahun 2023 yan Pelatihan dan Rembug stunting ini dilaksanakan dengan Sasaran, Kader PKK Desa dan Kader Posyandu balita Desa Gubug. Tujuan Pelatihan dan rembug stunting itu sendiri adalah Pemaparan data sasaran, layanan dan permasalahan-permasalahan stunting serta analisis penyebabnya, Pembahasan usulan program/kegiatan intervensi gizi spesifik dan sensitif yang disusun dalam diskusi kelompok terarah (FGD) di Rumah Desa Sehat dan Pembahasan dan penyepakatan prioritas usulan program/kegiatan intervensi gizi spesifik dan sensitif. Kesepakatan hasil rembug stunting dituangkan dalam Berita Acara.
Hadir dalam acara Pelatihan ini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan dan Bapak Kepala PUSKESMAS Tabanan I selaku Narasumber. Sedangkan selaku Fasilitator adalah Stap Puskesmas Tabanan I dan PLKB Desa Gubug dan juga Pendamping Desa.
Kepala Desa Gubug menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Bapak Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, Bapak Kepala PUSKESMAS Tabanan I beserta jajaranya, Bapak PLKD Desa Gubug, Bapak Pendamping Desa dan terutama sekali kepada Ibu Tim Penggerak PKK serta Kader Posyandu Balita Desa Gubug, karena berkat kerja sama yang sangat baik dan upaya yang maksimal sehingga Desa Gubug tahun ini bebas Stunting dan berharap di tahun selanjutnya kerja sama dan kondisi ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan.
Bapak Kepala PUSKESMAS Tabanan I menyampaikan bahwa Astunkara di Desa Gubug sudah mengoptimalkan upaya pencegahan stunting melalui melalui TP PKK dan Kader Posyandu Balita Desa sehingga Desa Gubug tahun ini bebas dari stunting dan Beliau berharapan agar Desa Gubug dapat mempertahankan kondisi Desa bebas stunting dan menjadi salah satu barometer keberhasilan Desa di Kecamatan Tabanan.
Bapak Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan menyampaiakan hal yang senada dan beliau menghimbau agar kita semua selalu optimis diikuti dengan upaya dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas astunkara akan terwujud hasil yang tuntas, seperti hasil yang diraih tahun ini. Mari kita tingkatkan komusnikasi dan koordinasi dengan inten demi terwujudnya Kesehatan masyarakat kita semua.
Adapun hasil Pelatihan dan rembug stunting yang disepakati untuk diusulkan dalam musrenbangdesa dengan harapan dapat dianggarkan dalam APBDesa tahun 2023 adalah :
- Pelatihan Kader BKB dan PHBS
- Penambahan peralatan Posyandu dengan pengadaaan alat ukur Bayi
- Pengadaan APE luar dan APE dalam sesuai usia 0- 2th
- Rembug stunting
- Pelatihan Membuat makanan tambahan bagi bayi
- Pelatihan / orientasi untuk kesehatan reproduksi untuk remaja terutama calon pengantin
- Pelatihan pencegahan anemia dan penyakit menular
- Peningkatan Operasional PAUD/TK
- Peningkatan insetif Kader Posyandu dan operasional KPM
Ibu Putu Suarlin selaku Kader pendidikan menyampaikan masih banyak problem terkait dengan penanganan anak dan ibu hamil serta orang tua PAUD/TK di Desa Gubug seperti kurang paham nya ibu hamil dan orang tua anak PAUD/TK dalam hal jaminan kesehatan bagi ibu hamil dan Balita, juga dalam penyajian Makanan Tambahan yang masih monoton, sehingga perlu ada pelatihan yang serupa di tahun depan. Selanjutnya Ibu A.A Manik Apriani selaku salah satu Kader Posyandu Balita Desa Gubug menambahkan bahwa Sasaran prioritas konvergensi pencegahan stunting adalah ibu hamil dan anak usia 0-23 bulan atau rumah tangga 1000 HPK sebagai masa yang paling kritis dalam tumbuh kembang anak dan anak usia 24-59 bulan serta wanita subur dan remaja putri @51**